
Pada hari Rabu, tanggal 27 September 2023 telah diadakan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengangkat tema Perundungan Dunia Maya terkhusus untuk kelas X. Apa sih Perundungan Dunia Maya itu? Perundungan Dunia Maya adalah tindakan yang dilakukan untuk menyakiti seseorang lewat perangkat elektronik, aplikasi permainan tertentu, dan media sosial.
Pembukaan acara ini dimeriahkan dengan tari sambut, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan sambutan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Muntok. Kemudian, barulah dilaksanakan Workshop Perundungan Dunia Maya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Nah, tamu yang diundang dalam Workshop kali ini antara lain adalah Tim Psikolog dari Pangkalpinang, Perwakilan Cabdin IV, dan kemudian Wakil Bupati Bangka Barat, Bpk. Bong Ming Ming, S.E. Seluruh narasumber ini memberikan pendapatnya masing-masing tentang tema Workshop, terutama ketika Tim Psikolog berinteraksi dengan siswa-siswi, contohnya game melempar bola.
Tak hanya itu, Workshop P5 Perundungan Dunia Maya ini juga diisi dengan berbagai pentas seni. Pentas seni yang dilaksanakan antara lain adalah vokal solo putra dan putri, musikalisasi puisi, gitar solo, Paduan Suara Gita SMANSAMU, dan ditutup dengan Modern Dance yang memukau.

Kenapa sih Workshop P5 Perundungan Dunia Maya ini penting untuk dilaksanakan? Ibu Rimayani, S.Pd sekaligus Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Muntok menyampaikan pendapatnya tentang efek atau output yang bisa diterima oleh siswa-siswi.
“Outputnya untuk siswa-siswi adalah mereka jadi memahami lebih dalam lagi tentang jenis-jenis bullying, dan kemudian siapa saja yang terlibat dalam bullying, baik korban, pelaku ataupun bystander. Mereka juga bisa melihat dampak negatif bullying dan melihat sosok yang awalnya dibully menjadi lebih sukses. Bagaimana kita bisa mengalihkan pemikiran siswa yang dibully, dan menjadikan motivasi terbesarnya untuk membuktikan kepada si pembully dan tidak menyerah”, ujarnya.
Ia pun juga membocorkan sedikit informasi tentang mata pelajaran P5 di masa depan. “Project kelas X kali ini memiliki dua tema di semester ini, yaitu tema “Bangunlah Jiwa dan Raga” dengan subtema Perundungan Dunia Maya dan tema Suara Demokrasi. Nah, project tahun kemarin kan menampilkan drama, untuk yang tahun ini kita akan meminta mereka menampilkan podcast. Diupload di Google Drive dan juga YouTube SMAN 1 Muntok.”

Sangat menarik, bukan? Project P5 kali ini pun memiliki hasil akhir yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Kemudian, kami juga mewawancarai salah satu siswi kelas X-1, Nyimas Nurul Asyifa Balqis mengenai manfaat yang ia dapatkan ketika Workshop P5 ini.
“Menurut aku, seminar yang kemarin diadakan tentunya sangat bermanfaat, terutama dengan banyaknya berita yang beredar mengenai kasus-kasus bullying di kalangan remaja. Nah di seminar kemarin sangat dibahas tentang motif pelaku, dampak untuk pelaku dan korban, serta cara menangani, dan juga cara mencegah. Dan akhirnya, siswa-siswi dan guru-guru bisa bekerjasama dalam membangun lingkungan yang suportif, sehingga jika ada korban yang mengalami kasus bullying, mereka berani untuk melaporkan ke guru dan orangtua”, ujarnya.
Kami harap Project P5 kali ini bisa memberikan hikmah yang besar bagi kita sebagai siswa-siswi yang berakhlak mulia. Jauhkanlah diri kita dari efek negatif dunia maya, dan terus menjadi teladan bagi sekolah!
